contoh kalimat fakta dan opini dalam satu paragraf

DESAINIO – contoh kalimat fakta dan opini dalam satu paragraf

Berikut ini akan dijelaskan mengenai contoh kalimat fakta dan opini dalam satu paragraf. Menurut kamus, hanya arti kata dilakukan yang benar dan dapat dibuktikan kebenarannya. Jadi sinonim dari kata fakta adalah kenyataan. Proses pembentukan fakta dimulai dengan observasi dan dilanjutkan dengan verifikasi.

Inilah penjelasan mengenai contoh kalimat fakta dan opini dalam satu paragraf, simak selengkapnya di bawah ini.

Jadi pada dasarnya kalimat fakta adalah pernyataan yang berisi data atau bukti yang dapat diverifikasi dan dijelaskan.

Tidak seperti fakta, opini masih kontroversial. Opini itu sendiri memiliki tiga arti: pendapat, pemikiran, dan posisi. Pendapat bersifat subjektif dan masih bisa dipertanyakan.

Oleh karena itu, opini dapat menjadi ekspresi dari ide yang diungkapkan oleh individu atau kelompok. Suatu pendapat dapat berubah menjadi fakta jika terbukti kebenarannya dan ada data pembandingnya.

jenis kalimat fakta:

Ada dua jenis kalimat fakta yang diketahui dalam bahasa Indonesia. Keduanya sering terdengar dan digunakan dalam percakapan sehari-hari.

1. Fakta Umum

Fakta yang termasuk dalam fakta umum bersifat abadi. Oleh karena itu, semua yang disebut fakta umum dapat dikatakan valid tanpa batas kecuali jika dilakukan perubahan material. Kebenaran fakta umum dapat disaksikan dan diyakini oleh seluruh dunia.

Contoh fakta umum adalah bahwa bumi berputar mengelilingi matahari. Fakta umum lainnya adalah bahwa matahari terbit di timur dan terbenam di barat.

2. Fakta Khusus

Berlawanan dengan fakta umum, fakta khusus mengandung kebenaran. Tetapi kebenaran itu memiliki validitas sementara. Karena itu, kebenaran bisa berubah seiring waktu. Contoh kalimat fakta khusus adalah “Saat ini Satria duduk di Kelas X SMA Negri 1 Surakarta”.

Jenis kalimat opini:

Tidak seperti pernyataan faktual, ada tiga jenis pernyataan pendapat. Berbeda dengan subjek atau pembicara kalimat opini.

1. Opini Perorangan

Frasa opini ini juga dikenal sebagai frasa opini pribadi. Hal ini karena kalimat ini sebenarnya diucapkan oleh individu dan hanya mengungkapkan pikiran sendiri.

2 Opini kelompok

Berbeda dengan pendapat kelompok, di mana gagasan dibentuk oleh kelompok. Namun, pembicara dapat menjadi perwakilan kelompok. Contohnya adalah pendapat salah satu juru bicara partainya dalam diskusi dewan.

Contoh pernyataan pendapat kelompok adalah “Partai kami memutuskan untuk tidak menyetujui usulan kenaikan tunjangan bagi anggota DPR”.

3. Opini umum

Meskipun frasa opini umum adalah salah satu yang sering digunakan banyak orang. Gagasan ini juga telah dipercaya secara turun-temurun, tetapi tidak pasti siapa pembicara pertama. Namun, pendapat ini sering dianggap benar, karena banyak yang mempercayainya.

Berikut ini adalah contoh kalimat fakta dan opini dalam satu paragraf:

Tanggal 17 Agustus 1945 merupakan tanggal berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hal tersebut ditandai dengan proklamasi yang diucapkan oleh presiden pertama Indonesia yaitu Ir. Soekarno.

Setelah 77 tahun kemerdekaan, banyak sekali pembangunan yang sudah dilakukan. Namun sayangnya, pembangunan tersebut belum sejalan dengan karakter masyarakat Indonesia. Masih banyak penduduk yang belum bisa menghargai pembangunan yang sudah dilakukan.

Rasa kepemilikan atas fasilitas umum, misalnya, belum terlalu dirasakan. Masih banyak yang dengan mudahnya merusak fasilitas umum yang baru dibuat, entah itu dengan coretan atau benar-benar pengrusakan.

Semoga di masa yang akan datang, masyarakat sudah semakin memahami perlunya tanggung jawab. Sebab tanpa rasa tanggung jawab yang besar maka tidak mungkin seseorang akan diberikan kepercayaan terhadap hal yang besar.

Demikian penjelasan mengenai contoh kalimat fakta dan opini dalam satu paragraf. Semoga bermanfaat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.